Image
0

Selamat Ulang Tahun, Pangeran Kecilku

our_garden_by_kandasama-d4pwluf
Halo apa kabar, kamu? Lama yah kita tidak bertukar kabar. Sudah berapa lama yah kira – kira? Aku sampai lupa kapan terakhir kita berbincang. Tahukah kamu bahwa aku sangat merindukanmu? Aku merindukan waktu yang telah kita habiskan bersama di suatu masa lalu. Aku merindukan memandangi wajah kecilmu yang begitu manis. Merindukan tawamu. Merindukan senyummu. Merindukan obrolan – obrolan kita seperti sore itu.
Hey..masih ingatkah kamu pada lengkung langit berwarna keemasan yang tiap sore kita pandangi bersama – sama di tepi pantai itu? Pada pasir putih yang kita pijak. Pada ombak lautan. Pada camar – camar yang berkejaran. Pada kita di suatu masa lalu.
Hari ini adalah tujuh belas tahun pertamamu. Angka dalam hitungan umur yang selalu di tunggu – tunggu dan wajib di rayakan bagi sebagian orang. Entah apa yang spesial dari angka itu, aku pun tak pernah mengerti alasannya. Tapi bagiku tujuh belas tahun itu sama saja seperti angka – angka lainnya. Aku mengingat hari ini karena hari ini adalah hari ulang tahunmu. Dan kebetulan hari ini kau telah menginjak angka itu. Yaaa… istilah kerennya sweet seventeen.
Seperti 31 januari yang telah lalu, aku masih selalu mengingatnya. Menulis ucapan selamat ulang tahun. Merangkainya dalam kata – kata yang indah. Melangitkan doa – doa dan harapan – harapan yang terbaik untuk kehidupanmu. Bedanya sekarang aku hanya menyimpannya dalam folder – folder di dalam laptopku atau meng-upload nya di blog pribadiku. Sedangkan dulu aku masih bisa menyerahkan tulisan itu padamu. Menyelipkannya dalam kado sederhana yang ku hadiahkan buatmu. Tapi tahukah kau bahwa ritual ini masih tetap menyenangkan untukku?.
Ribuan jarak yang memisahkan kita hari ini telah menjadi jarak terjauh yang tak mungkin tertempuh olehku. Hari ini kau telah berada di suatu tempat yang pernah menjadi tempat impian kita dulu. Tempat dimana pohon berdaun empat warna. Tempat dimana air menjadi es. Dimana hujan kadang jatuh menjadi butiran-butiran dingin bernama salju.
Hari ini delapan tahun yang telah berlalu kita mengucapkan selamat tinggal. Melambaikan tangan dan kau berlalu dalam rinai hujan sore itu. Bersama tangisku yang sesenggukan. Aku masih ingat janjimu hari itu. “jangan menangis, aku pasti kembali dan kita bisa bermain bersama lagi. aku Cuma sebentar kok perginya” ucapmu menghiburku. Lalu senyum itu mengembang di wajah kecilmu. Senyum terakhirmu yang bisa ku lihat dan masih selalu ku ingat tiap kali aku merindukanmu.
Selamat ulang tahun, pangeran kecilku. Aku mendoakan semua yang terbaik untukmu. Aku masih bermimpi untuk suatu saat kita bisa bertemu kembali. Memandangi lengkung langit yang sama di pantai ini. Mendengarkan kisah – kisahmu. Dan membangun istana pasir kita lagi seperti sore itu.
“Setiap aku rindu padamu akan kutuliskan satu cerita untukmu
Agar aku tahu kelak ketika aku tak tahu lagi bagaimana cara merindukanmu
Aku tahu bahwa sebagian dari perjalanan hidupku pernah merindukanmu..”
Dari aku, Bintang kecil
yang masih dan akan selalu merindukanmu.
Advertisements

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s