Image
0

Kepada Byru

“Cinta itu tak akan pernah berakhir, bahkan ketika kepemilikannya sudah berakhir. Cinta itu tak mengikat, sehingga jalinan yang putus tak berpengaruh atas adanya cinta. Cinta itu tak membenci dan mendendam, tak membuat hati berlama-lama hanyut dalam biru. Cinta memerdekakan dan memberi kegairahan, sehingga jarak raga yang melebar tak berpengaruh padanya.

-Dari catatan salah satu teman FB, mb Sekar Suket-

Hai Byru,

Aku paham sekarang, kenapa semua rasa ini tak juga usai. Rasa yang timbul tenggelam. Yang tiap kali muncul selalu membuat dadaku sesak. Dan gerakku seolah terhenti di titik itu. Lalu beribu kenangan tentangmu muncul, seolah menghantam tepat di jantungku. Menyerangku dari segala arah dan tak ada tempat untuk bersembunyi ataupun berlari.

Rindu itu serupa keheningan yang tak bisa kulukiskan dengan apapun
Sebuah ruang kosong tanpa pintu dengan dindingdinding tebal menjulang
menyentuh langitlangit ingatan yang hanya satu jalan menujumu
.

Dulu, ku pikir semua rasa ini akan hilang begitu saja seiring waktu yang tertempuh. Semua akan hilang begitu saja dengan hadirnya wajah baru di hidupku. Tapi nyatanya semua prediksiku salah. Benar memang bahwa tak ada yang bisa diprediksi dari perasaan. Karena perasaan mengalir begitu saja,  layaknya air tak akan ada yang mampu membendungnya. Sebesar apapun rasaku pada wajahwajah baru itu, tetap kamu di baris pertamaku. Kamu tetaplah kamu dengan segala yang pernah terlukis di benakku dahulu.

Tidak peduli seberapa keras suarasuara itu membisiki ku, mengatakan betapa pengecutnya kamu. Seberapa ciut nyalimu, hingga memilih pergi sebelum badai itu datang. Meninggalkanku dengan banyak tanya yang tak pernah kau jawab. Bagiku, kamu tetaplah kamu dengan semua kebaikan dan keburukanmu yang tetap memiliki arti tersendiri yang tak kan pernah mereka pahami.

Byru,

Jika entah karena keajaiban atau apapun itu, tiba-tiba kamu menemukan tulisan ini dan membacanya, satu-satunya harapanku semoga kau tidak berkeberatan dengan semua rasaku ini, rasa yang aku sendiri tak pernah tahu akan sampai kapan.

letters_for_you_by_silvermoonswan-d5qjpfp

Advertisements

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s