Image
0

Mengapa???

from_the_bottle_of_my_heart_by_lieveheersbeestje-d4xprmz

Picture from Deviantart

Benarkah terus mencintai seseorang meski ia sudah tidak lagi mencintai kita adalah sebuah kesalahan besar hingga kita patut dibenci karena perasaan cinta itu?? Benarkah terus mencintai seseorang meski orang tersebut tidak lagi mencintai kita adalah bukti bahwa kita belum ikhlas atas berakhirnya kisah yang dulu pernah terjalin??? Atau salahkah jika kita terus menyimpan dengan rapi semua kisah yang pernah terjalin dengan seseorang yang pernah dan masih kita cintai dan pernah sangat mencintai kita??? Jika semua memang sebuah kesalahan, dimana letak kesalahannya???

Bukankah mencintai adalah hak asasi kita sebagai manusia??? Bukankah semua sah-sah saja selama kita cukup tahu diri bahwa seseorang itu memang tidak lagi mencintai kita. Dan kita cukup menyimpan dengan rapi perasaan itu. Cukup kita dan Tuhan sang maha menggenggam yang tahu seberapa besar perasaan tersebut. Bukankah semua perasaan yang kita rasakan termasuk cinta adalah juga karunia Tuhan.

Lalu pantaskah kita menghakimi dan menghentikan seseorang agar tidak mencintai kita lagi dengan cara yang menyakitkan hatinya, melukai perasaannya. Mempermalukan ia di depan banyak orang hanya karena di matamu ia salah dengan terus mencintaimu. Hanya karena menurut pendapatmu ia salah besar karena belum bisa mengikhlaskanmu pergi darinya??? Tak bisakah kau melihat sesuatu itu dari tempat ia berdiri. Agar mungkin bisa kau pahami apa yang ia rasakan??? Atau tak bisakah kau berfikir bahwa perasaan itu adalah karunia Tuhan dan hanya Tuhan yang dapat menghentikannya??? Tak bisakah kau berfikir bahwa setiap orang memiliki caranya sendiri menghadapi masalahnya. Dan mungkin itu satu-satunya cara yang ia bisa??? Aaahhhh….betapa sombong dan angkuhnya dirimu. Bukankah Tuhan sang maha segalanya juga tak jumawa. Tidakkah kau malu terhadapNya???

Dan aku benar-benar sangat marah mendengar kisah seperti itu. Sebagai manusia aku sangat tidak setuju ada manusia yang berusaha menghentikan perasaan cinta manusia lain dengan cara yang sangat keterlaluan dan terlampau sombong. Karena bagiku, bukan hak kita menghentikan perasaan orang lain terhadap kita. Karena setiap manusia memiliki hak yang paling asasi, hak untuk mencintai. Dan menurutku selama apa yang ia lakukan tidak merugikan, semua itu fine aja. Tidak ada yang salah dengan perasaan itu. Begitu.

Advertisements

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s