Image
0

Iris, And I’d Give Up

And let the song tell the story when your words can’t describe what you feel right now…

And I’d give up forever to touch you
‘Cause I know that you feel me somehow
You’re the closest to heaven that I’ll ever be
And I don’t want to go home right now

And all I can taste is this moment
And all I can breathe is your life
And sooner or later it’s over
I just don’t wanna miss you tonight

And I don’t want the world to see me
‘Cause I don’t think that they’d understand
When everything’s meant to be broken
I just want you to know who I am

And you can’t fight the tears that ain’t coming
Or the moment of truth in your lies
When everything feels like the movies
Yeah you bleed just to know you’re alive

And I don’t want the world to see me
‘Cause I don’t think that they’d understand
When everything’s meant to be broken
I just want you to know who I am

Advertisements
Image
0

Rindu Itu Kini Mewujud Doa

Hai Byru,
Entah kenapa akhir-akhir ini aku jadi lebih sering mengingatmu. Segala tentangmu selalu begitu saja dengan mudahnya terlintas di dalam pikiranku. Semua kenangan tentangmu begitu derasnya mengalir seperti hujan di Januari yang basah ini. Semua yang pernah kita lewati dahulu serasa baru saja berlalu, seperti hanya dalam satu kedipan mata saja.

Byru, apa kabarmu?
Semoga selalu baik-baik disana yah. Mengharapkan segala yang terbaik untukmu masih menjadi doa utama yang selalu tanpa lelah kupanjatkan di sehabis sholatku kepada Dia, sang maha menggenggam. Karena hanya melalui doa-doa aku merasa menjadi tetap dekat denganmu, juga denganNya. Penulis skenario terhebat dari kisah kita ini.

“Rindu itu kini mewujud doa”

Byru,
Beberapa hari lalu aku sempat stalking akun youtube mu. Hal yang sebenarnya sudah lama tidak ku lakukan. Pada playlist lagu mu aku menemukan salah satu lagu yang ketika aku mendengarnya untuk pertama kali langsung klik. Lagu dari band favoritmu yang juga telah menjadi band vaforitku semenjak waktu itu kau kirimkan kepadaku bersama beberapa lagu lain yang masih tersimpan rapi di folder lagu-lagu di dalam laptopku. Lagu untuk Oranganeh, begitu dulu kita menyebutnya. Karena lagu-lagu tersebut termasuk lagu anti mainstream yang jarang disukai sama manusia kebanyakan. Lagu yang hanya cocok di telinga oranganeh seperti kau dan aku, seperti kita dahulu.

While Your Lips Are Still Red, begitu judul lagu dari band Nightwish tersebut. Lagu melankolis untuk oranganeh, mungkin bisa disebut begitu. Lagu yang beberapa hari ini membuatku jadi baper. Setelah aku googling ternyata lagu itu adalah lagu lama (lagu bagus yang terlambat aku ketahui) hihihi. Lagu dari tahun 2007 yang merupakan soundtrack sebuah film yang berjudul Lieska!.

Here is the song…

Video
0

Blurry, And The Story Behind That

Duluuu banget. Di suatu hari beberapa tahun yang lalu. Jaman-jaman saya masih suka banget dengerin lagu rock (walaupun sampai sekarang masih suka sih). Waktu itu, saya dan pasangan saya kala itu, kami berdua suka banget sama salah satu lagu dari band rock Puddle Of Mudd yang berjudul Blurry. Hampir tiap hari dengerin lagu itu. Entah dulu karena alasan apa kami menyukai lagu itu. Lagu rock yang sebenarnya sangat melow. Saya tidak begitu apal liriknya. Hanya suka dengerin musiknya yang kerasa asik di kuping saya. Suatu waktu saya iseng tanya ke dia tentang isi dari lagu tersebut.

“lagu ini tu menceritakan tentang pasangan muda yang menikah. Memiliki seorang anak. Lalu karena berbagai pertikaian yang terjadi akhirnya mereka berpisah. Pada saatnya si anak yang sangat mereka sayangi harus ikut si ibu. Nha lagu ini tu menceritakan kerinduan si ayah yang terpisah jauh dengan anaknya. Sejauh apapun jarak mereka, rasa sayang si ayah ini akan selalu ada untuk anaknya. Begitu kira-kira ceritanya, Ndut” bilangnya di suatu waktu sambil cengengesan.

Malam ini saya iseng nyetel beberapa lagu rock jaman dulu. Dan muncullah lagu Blurry dari Puddle Of Mudd ini di suggest video yang saya putar. Karena saya memang masih tetap suka sama lagu itu sampai saat ini. Saya play-lah lagu itu. Dan untuk pertama kalinya saya menonton video lagu itu. And you know what…ternyata apa yang dikisahkan dia dulu itu sama persis kaya di videonya. Dan ajaibnya lagi, kisah lagu itu benar-benar menjadi kisah nyata. Kisah yang benar-benar kami alami hari ini.

Hidup memang tidak pernah bisa diprediksi. Kita tak akan pernah tahu kemana arusnya akan membawa kita. Semua kisah telah digariskan oleh Dia, sang maha menggenggam. Sedangkan kita, mahluk-mahluknya hanya bisa mengikuti semua skenario yang telah dibuatNya. Kita hanya bisa bilang “iya” atas semua takdir-takdirnya.

Here is the song. Blurry – Puddle Of Mudd