Image
0

Tidak Berjudul

417577_164997390280628_401908588_n

Seperti terkurung di masalalu
dengan gambar usang terpasang dimanamana
candamu, tawamu, senyummu, kisah-kisahmu
terus ada diantaranya

Seperti menjadi tawananmu
terkurung di ruang gelap didalam ingatanmu
tanpa sedikitpun celah untuk dapat melihat kau bertumbuh
tanpa pernah berkesempatan menyaksikan masa depanmu

-201501180285-

Advertisements
Image
0

Untittled

just_a_little_boy_by_zznzz-d4ijb9t

Picture from Devianart.com

Seperti seorang bocah dengan kaki telanjang yang menjajakan koran setiap pagi. Berdiri di depan etalase sebuah toko. Mengamati bajubaju mewah yang di pajang satu demi satu. Ketika pada akhirnya dia menemukan satu yang disukainya, yang bisa dilakukan hanya memandanginya, mengagumi, lalu melupakan keinginan untuk memilikinya. Karena dia cukup tau diri bahwa keinginannya hanya ilusi. Semakin dia menginginkan, maka akan semakin menyiksa diri. Jadi, begitulah hidup baginya : melihat, mengamati , dan lupakan.

Image
0

Kembali Kepada Sunyi

Pic from FB Page BnW Minimalism (c) Marek Waligora

(c) Marek Waligora

Kembali kepada sunyi
Berteman lagi dengan sepi
Kembali bertemu hitam dan putih
Warna yang sebenar-benarnya warna

Kembali ke pangkuan malam
karena gelapnya, satu-satunya yang dengan ikhlas
mampu menerima
Karena heningnya, satu-satunya yang dengan sabar
mendengar tiap keluh kesah

Persetan dengan pagi yang katanya indah
dengan senja yang katanya menakjubkan
Dengan byru langit yang katanya menawan
Dengan merah, kuning, hijau, ataupun ungu
yang katanya mampu memperindah segala yang ada

Karena semua hanya hingar bingar
yang sesaat kemudian akan hilang
Dan hanya sunyi satu-satunya yang abadi
Kepada sunyi aku kembali